Kisah Peri dan Pasangan Pembuat Sepatu
Alkisah di suatu kota, hiduplah sepasang suami istri pembuat dan penjual sepatu. Mereka adalah orang yang sangat baik.
Selain berjualan sepatu, mereka tidak lupa untuk berbagi dan menolong sesama.Pasangan pembuat sepatu suka berbagi makanan pada orang yang membutuhkan.
Suatu hari pada musim dingin bersalju, penjualan sepatu mereka menurun. Pasangan pembuat sepatu itu tidak memiliki uang untuk membeli makanan dan berbagi pada sesama.Satu-satunya yang tersisa adalah bahan-bahan untuk membuat sepasang sepatu untuk dijual besok.
Malam harinya, pembuat sepatu itu menyiapkan bahan-bahan untuk membuat sepatu. Tak lupa, mereka berdoa agar penjualan sepatu di hari esok lebih laris."Tuhan, semoga penjualan sepatu di hari esok lebih laris. Jadi, kami bisa memiliki uang yang cukup untuk kami dan untuk berbagi dengan orang lain," ucap mereka dalam doa.Kemudian, mereka pergi tidur dengan nyenyak.
Keesokan paginya, mereka pun terkejut. Sebab, mereka menemukan sepasang sepatu indah yang ada di meja kerja.Padahal, si pembuat sepatu hanya menyiapkan bahan-bahan sepatu saja.Hasil jahitan pada sepatu itu sangat rapi dan indah hingga membuat pembuat sepatu keheranan.
Karena sepatu itu sangat bagus, seseorang pun membelinya dengan harga yang mahal.
Pasangan pembuat sepatu itu pun berbahagia karena mendapatkan uang untuk membeli bahan-bahan sepatu dan kebutuhan untuk beberapa hari.Seperti biasa, mereka pun menyiapkan bahan untuk membuat dua pasang sepatu di malam hari dengan menggunting kulit serta menyiapkan benang, lem, tali, dan bahan lainnya.Sejak itu, kejadian ajaib terus menerus berulang. Setiap malam, pasangan pembuat sepatu itu menyiapkan bahan-bahan pembuat sepatu dan pergi tidur.
Esok harinya, sepatu baru sudah tersedia dari bahan yang mereka siapkan.Toko sepatu milik pasangan itu pun semakin ramai pembeli. Hal ini membuat pembuat sepatu menjadi orang kaya.Meski begitu, mereka tetap baik dan suka berbagi dengan sesama, teman-teman.Suatu hari, pasangan pembuat sepatu itu penasaran.
Siapakah yang membantu mereka dalam membuat sepatu setiap malam.Dan ternyata esok hari nya muncul lah seorang pering yang dimana dia lah yang memberikan keajaiban dengan memberikan setiap harinya satu pasang sepatu baru, lalu pasangan pembuat sepatu itu terkejut dengan keberadaan peri itu dan mereka pun sempat tidak menyangka akan hal itu tetapi peri itu membuat pasangan pembuat sepatu itu percaya akan kejadian itu setalah mengetahui siapa yang memberikan keajaiban itu mereka pun berterima kasih dari hasil keajaiban peri mereka bisa sukses, dan pasangan pembuat sepatu itu bertanya "Mengapa kau membantu kami" tanya si perempuan pembuat sepatu
"Karena kalian orang baik" ucap peri
"Baik dari hal apa kami sepertinya kami cuman pembuat sepatu biasa saja"jawab lelaki pembantu sepatu,"kalian Masi bisa membantu orang yang membutuhkan, padahal kalian sendiri lebih butuh bukan kah pantas saya memberikan ini atas kebaikan kalian?" Ucap peri dengan lembut " yasudah kalo begitu sekali lagi kami ucapkan banyak terimakasih atas kebaikan mu peri" ucapan terimakasih pasangan pembuat sepatu kepada peri.Setelah kejadian itu mereka pun hidup bahagia
ngomen naon ya
BalasHapusLebih belajar lagi ya
BalasHapusIya Bu makasii
HapusCoba perbaiki kata pering itu apa artinya sama satu lagi sebaiknya anda menggunakan kata " baiklah" dari pada "Yasudahlah" atau klo lebih bagus lagi dihilangkan kata "Yasudahlah" nya
BalasHapusUntuk ceritanya cukup simpel dan mudah di pahami dan saya suka 👍
Cuman klo mau lebih menarik lagi bikin karakter antagonisnya.
Sekian dan terimakasih
Semangat adekku🥰